Organisasi Olahraga di Indonesia

Nama Kepanjangan Induk Organisasi Cabang Olahraga
ABTI Asosiasi Bola Tangan Indonesia
EFI Equestrian Federation of Indonesia
FAJI Federasi Arung Jeram Indonesia
FASI Federasi Aero Sport Indonesia
FHI Federasi Hockey Indonesia
FOBI Federasi Olahraga Barongsai Indonesia
FOKSI Federasi Olahraga KABADDI Seluruh Indonesia
FOPI Federasi Olahraga Petanque Indonesia
FORKI Federasi Olahraga Karate-do Indonesia
FPTI Federasi Panjat Tebing Indonesia
GABSI Gabungan Bridge Seluruh Indonesia
IJBA Indonesia Jet-Sport Boating Assosiation
IKASI Ikatan Anggar Seluruh Indonesia
IMI Ikatan Motor Indonesia
IODI Ikatan Olahraga Dansa Indonesia
IPSI Ikatan Pencak Silat Indonesia
ISSI Ikatan Sport Sepeda Indonesia
IWBA Indonesia Woodball Association
KODRAT Keluarga Olahraga Tarung Derajat
LSI Liga Softball Indonesia
MI Muaythai Indonesia
PABBSI Persatuan Angkat Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia
PASI Persatuan Atletik Seluruh Indonesia
PBI Persatuan Boling Indonesia
PBSI Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia
PBVSI Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia
PCI Persatuan Cricket Indonesia
PDBI Persatuan Drum Band Indonesia
PELTI Persatuan Tenis Lapangan Indonesia
PERBAKIN Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia
PERBASASI Persatuan Baseball dan Softbal Seluruh Indonesia
PERBASI Persaruan Bola Basket Seluruh Indonesia
PERCASI Persatuan Catur Seluruh Indonesia
PERGATSI Persatuan Gateball Seluruh Indonesia
PERKEMI Persatuan Bela Diri Kempo Indonesia
PERPANI Persatuan Panahan Indonesia
PERSANI Persatuan Senam Indonesia
PERSEROSI Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia
PERTINA Persatuan Tinju Amatir Indonesia
PESTI Persatuan Soft Tennis Indonesia
PGI Persatuan Golf Indonesia
PGSI Persatuan Gulat Seluruh Indonesia
PJSI Persatuan Judo Seluruh Indonesia
PKSI Persatuan Korfball Seluruh Indonesia
POBSI Persaruan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia
PODSI Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia
PORDASI Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia
PORLASI Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia
PORTELASI Persatuan Olahraga Terbang Layang Seluruh Indonesia
POSSI Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia
PRSI Persatuan Renang Seluruh Indonesia
PRUI Persatuan Rugby Union Indonesia
PSAWI Persatuan Ski Air dan Wakeboard Indonesia
PSI Persatuan Squash Indonesia
PSSI Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia
PSTI Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia
PTMSI Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia
TI Taekwondo Indonesia
WI Wushu Indonesia



Bagikan ke teman? Pilih di bawah ini:

Penemuan Penting dan Nama Penemunya

Berikut ini adalah beberapa penemuan penting disertai nama dan kebangsaan penemunya:

 

Penemuan Nama Penemu
Kebangsaan Penemu
Balon Karet Charles Goodyear
(Amerika)
Balon Terbang Sir. F. Whittle
Ban Karet Josep dan J. Montgelfier
Barometer Evangelista, Torricelli
(Italia)
Batu Batere Volta
(Italia)
Bola Lampu Thomas Alva Edison
(Amerika)
Dinamit Alfred Nobel
(Swedia)
Dinamo  Michael Faraday
 (Inggris)
Elektromagnet  William Sturgeon
 (Inggris)
Kamera Edwin Land  & Louis Jacques monde da Guerre
(Amerika)
Kapal Api Robert Fulton
(Amerika)
Kapal Selam Cornelius Van Drebbel
(Belanda)
Kawat Pijar Irving Langmuir
Kereta Api Murdock
(Inggris)
Korek Api Robert Boyle, John Walker
Lensa Anthony van Leuwenhook
(Belanda)
Lensa Kacamata Benyamin Franklin
Mesin 4 Tak Nicolas Otto
(Jerman)
Mesin Cetak Johannes Guttenberg
(Jerman)
Mesin Diesel Rudolf Diesel
(Jerman)
Mesin Hitung Blaise Pascal
(Prancis)
Mesin Ketik Christopher Sholes
(Amerika)
Mesin Uap James Watt
(Inggris)
Mikroskop Zacharias Janssen
Mobil Gottlich Daimler
Motor, AC Nikola Tesla
Pesawat Terbang Wilbur dan O. Wright
(Amerika)
Piringan Hitam Alexander Graham Bell
(Amerika)
Proyektor Film Thomas Alva Edison
(Amerika)
Radio Marconi
(Italia)
Sepeda Civrac
(Prancis)
Sinar Rontgen Wilhem Conrad Rontgen
(Jerman)
Stetoskop Rene Laennec
Tangga Jalan Elis G. Otis
Tank Sir. Ernest Winton
(Inggris)
Telegrap Samuel F.B. Morse
(Amerika)
Telepon Alexander Graham Bell
(Amerika)
Teleskop H. Lippershey
Televisi J.L. Baird & C.F. Jenkis
(Amerika)
Termometer Galileo Galilei
(Italia)
Traktor Benyamin Holt



Bagikan ke teman? Pilih di bawah ini:

Menjadi Peserta BPJS

Peserta BPJS Kesehatan adalah setiap orang, termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 (enam) bulan di Indonesia, yang telah membayar iuran, meliputi :




1. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) : fakir miskin dan orang tidak mampu, dengan penetapan peserta sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan.

2. Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (Non PBI), terdiri dari :

* Pekerja Penerima Upah dan anggota keluarganya

a) Pegawai Negeri Sipil;
b) Anggota TNI;
c) Anggota Polri;
d) Pejabat Negara;
e) Pegawai Pemerintah non Pegawai Negeri;
f)  Pegawai Swasta; dan
g) Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd f yang menerima Upah.
Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.

* Pekerja Bukan Penerima Upah dan anggota keluarganya

a) Pekerja di luar hubungan kerja atau Pekerja mandiri; dan
b) Pekerja yang tidak termasuk huruf a yang bukan penerima Upah. Termasuk WNA yang bekerja di Indonesia paling singkat 6 (enam) bulan.

 *  Bukan pekerja dan anggota keluarganya

a) Investor;
b) Pemberi Kerja;
c) Penerima Pensiun, terdiri dari :




–  Pegawai Negeri Sipil yang berhenti dengan hak pensiun;
–  Anggota TNI dan Anggota Polri yang berhenti dengan hak pensiun;
–  Pejabat Negara yang berhenti dengan hak pensiun;
–  Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun yang mendapat hak pensiun;
–  Penerima pensiun lain; dan
–  Janda, duda, atau anak yatim piatu dari penerima pensiun lain yang mendapat hak pensiun.

d) Veteran;
e) Perintis Kemerdekaan;
f) Janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan; dan
g) Bukan Pekerja yang tidak termasuk huruf a sd e yang mampu membayar iuran.

 

Anggota Keluarga Yang Ditanggung

1. Pekerja Penerima Upah :

· Keluarga inti meliputi istri/suami dan anak yang sah (anak kandung, anak tiri dan/atau  anak angkat), sebanyak-banyaknya 5 (lima) orang.
·  Anak kandung, anak tiri dari perkawinan yang sah, dan anak angkat yang sah, dengan kriteria:

a. Tidak atau belum pernah menikah atau tidak mempunyai penghasilan sendiri;
b. Belum berusia 21 (dua puluh satu) tahun atau belum berusia 25 (dua puluh lima) tahun yang masih melanjutkan pendidikan formal.

2. Pekerja Bukan Penerima Upah dan Bukan Pekerja : Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga yang diinginkan (tidak terbatas).




3. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi anak ke-4 dan seterusnya, ayah, ibu dan mertua.

4. Peserta dapat mengikutsertakan anggota keluarga tambahan, yang meliputi kerabat lain seperti Saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, dll.

 

Sumber: Brosur BPJS

 

Tulisan lain mengenai BPJS:

1 Manfaat BPJS

2 Iuran BPJS

3 Prosedur Pendaftaran Peserta BPJS

4 Persyaratan Menjadi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama BPJS

 

Bagikan ke teman? Pilih di bawah ini: